Golkar Jabar Kumpulkan Rp100 Juta untuk Sulteng

0
1
Dedi Mulyadi NET Z
Dedi Mulyadi NET Z

Bandung, 1/10 (Partaigolkar.Asatunews.co.id)- Pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat dan para calon anggota legislatif partai itu menghimpun dana Rp100 juta untuk disalurkan bagi korban gempa bumi dan tsunami di beberapa daerah di Provinsi Sulawesi Tengah.

Penggalangan dana tersebut dipimpin Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi di sela-sela rapat koordinasi para caleg partai itu di Kantor DPD Partai Golkar di Jalan Maskumambang Kota Bandung, Senin (1/10/2018).

“Kami punya komitmen untuk menyisihkan 15 persen penghasilan untuk kegiatan sosial. Kita wujudkan hari ini dengan ‘kencleng’ kepada teman-teman calon anggota legislatif dari Partai Golkar Provinsi Jawa Barat. Ya kita alhamdulillah bisa ‘ngencleng’ hari ini. Ya lumayanlah dapatlah kita dapat 100 juta,” kata Dedi Mulyadi.

Rencananya, dirinya akan menambahkan bantuan untuk korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

“Iya kita mudah-mudahan saya akan genapkan menjadi 200 juta,” kata dia.

Rencananya, pekan depan dirinya ke Sulawesi Tengah untuk menyerahkan bantuan kepada warga terdampak korban gempa bumi dan tsunami pada Jumat (28/9) petang itu.

“Minggu depan sudah bisa jalan ke Palu, Sulawesi Tengah, setelah bandaranya sudah bisa dilewati, dan situasinya sudah mulai kan sekarang ada Pak Presiden di situ. Berbagai kekuatan yang dimiliki nanti kita ingin menyusuri daerah-daerah memang jauh dari perkotaan dan terisolir,” katanya.

Selain bantuan uang, pihaknya juga akan memberikan bantuan berupa akomodasi, seperti selimut dan makanan ringan untuk warga terdampak bencana.

“Menurut pengalaman saya, beli barang itu di daerah yang dekat lokasi bencana karena kalau dipastikan pasti ada tempat belanja. Seperti kemarin saat membantu di Lombok, itu di riset dulu ada tempat belanjanya belanja di situ. Ngapain bawa barang jauh-jauh dari sini biaya akomodasinya lebih mahal dan lama. Kalau belanja di daerah terdekat kan bisa lebih cepat,” kata dia. []

Sumber Warta: ANTARA